Karya Tulis Artikel "Muda Adalah Kekuatan".

MUDA ADALAH KEKUATAN

Pada hakikatnya, setiap manusia adalah pemimpin yang tidak lepas dari tanggungjawab. Pepatah arab pernah menyebutkan bahwa “Sybbaanul yaum rijaalul ghadd” yang artinya pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Maka tidak salah jika muncul anggapan bahwa perubahan besar dalam sebuah negara atau bangsa ini dimulai dari kontribusi kalangan muda. Semangat muda adalah semangat perubahan, aktif, energik, penuh spirit, kreatif, visioner, pekerja keras, serta mempunyai nilai positif bagi kemajuan bangsa.

Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa yang bisa meneruskan estafet politik di negara, mengatur dan membuat kebijakan yang lebih baik. Generasi muda adalah partisipan penggerak demokrasi. Sikap pasif kaum muda akan menjadi suatu proses pelemahan demokrasi. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tetang Kepemudaan meletakkan secara jelas fungsi dan peran strategis dari pemuda dalam hal pemimpin dan kepemimpinan. Dalam konteks itu, pemuda perlu dikembangkan potensi dan perannya melalui penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan untuk mewujudkan pembangunan nasional di mana diperlukan pemuda yang berakhlak mulia, sehat, tangguh, cerdas, mandiri, dan profesional. Bahkan, untuk membangun pemuda diperlukan pelayanan kepemudaan dalam dimensi pembangunan di segala kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.

Sebenarnya sejak masa lalu dalam sejarah bangsa Indonesia, telah banyak sekali tokoh pemuda yang kemudian lahir sebagai pemimpin besar di masa perjuangan kemerdekaan. Beberapa di antaranya seperti Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Sutan Syahrir, M. Natsir, dan sebagainya. Tanpa adanya peran pemuda, perjuangan merebut kemerdekaan Indonesa belum tentu bisa tercapai. Salah satu juga yang merupakan contoh sejarah kisah perjuang kaum muda yaitu Budi Utomo dalam gerakan Kebangkitan Nasional. Karakter pemimpin dibentuk melalui proses yang panjang, ditunjang oleh praktik langsung memimpin dan penerapan ilmu karakter yang membentuk gaya kepemimpinan.

Generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan harus memiliki pemikiran-pemikiran yang sesuai dengan kondisi bangsa saat ini dan tantangan yang mungkin akan dihadapi di masa depan serta dapat memberikan harapan baru dan membawa angin segar bagi bangsa ini. Generasi muda harus mampu mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin yang menumbuhkan patriotisme, menciptakan perubahan yang dinamis, berbudaya prestasi, dan semangat profesionalisme, serta mampu meningkatkan partisipasi dan peran aktif pemuda sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan serta mampu membangun dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Indonesia membutuhkan generasi muda yang berani, bijak, dan memiliki imajinasi, serta mimpi besar untuk mengubah hal-hal yang perlu diubah dan mempertahankan hal-hal yang sudah baik. Hadirnya golongan muda sebagai calon pemimpin masa depan menjadi harapan bagi masyarakat Indonesia agar bangsa ini dapat hidup lebih baik lagi. Ir. Soekarno pernah menyebutkan, “Beri aku sepuluh pemuda dan dengan kesepuluh pemuda itu akan mengguncang dunia”, ungkapnya. Kepemimpinan merupakan sikap atau proses seseorang dalam memengaruhi dan mengarahkan orang lain untuk mewujudkan tujuan bersama. Sosok pemimpin muda tidak hanya mampu memengaruhi, namun juga menghargai pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang, tanpa mengabaikan alasannya. Sosok pemimpin muda haruslah bisa memimpin dan tentunya juga mau dipimpin.

Politik merupakan arena untuk menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi agar terwujud dalam bentuk kebijakan pemerintah. Oleh sebab itu, anak muda harus melek terhadap politik. Anak Muda harus peduli dan selalu update dengan isu-isu politk terkini. Belajar politik kita bisa mengenal kepemimpinan (leadership), kerja tim dalam organisasi (team work), kolektifitas, pentingnya memegang teguh prinsip, perjuangan, belajar komunikasi publik (lobi dan negosiasi), belajar mengambil keputusan dengan cepat, dan sebagainya. Sudah saatnya anak muda zaman now mengambil tanggungjawab dan peran positif dalam berkontribusi terhadap perbaikan sistem politik di Indonesia maupun daerah. Sudah saatnya yang muda bersuara dan waktunya menentukan sikap.

Bapak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pernah juga menyebutkan bahwa Generasi Muda merupakan partisipan penggerak awal demokrasi. Agus Harimurti Yudhoyono menggerakkan agar anak muda ikut mengambil peran dalam pembangunan nasional dan membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik. Jiwa muda adalah jiwa yang penuh semangat, jiwa yang memiliki amunisi moodboster, jiwa yang penuh dengan tekad kuat untuk terus maju. Dalam makna positif, aspirasi kaum muda merupakan semangat pembaharu yang kreatif dan inovatif.

Berita yang dilansir dari Kompas.com, menurut Agus Harimurti Yudhoyono, Anak Muda harus memiliki 3 kekuatan sehingga mampu mengukir sejarah bangsa. Agus Harimurti Yudhoyono menyebutkan ketiga hal tersebut adalah terdiri dari fisik yang kuat, mental yang kuat, dan kapasitas intelektual yang tinggi. Ketiga hal tersebut akan menghasilkan kreativitas, karya-karya, produktifitas, serta dapat mngukir sejarah besar bangsa ini dengan anak muda.

            
        Oleh sebab itu, marilah kita menjadi Anak Muda yang memiliki Kekuatan Bangsa. Karena masa depan bangsa ada di tangan generasi kita saat ini. Pemuda sesungguhnya adalah kekuatan pikiran dan kekuatan tindakan yang memiliki keberanian dalam menghadapi konsekuensi. Saatnya Anak Muda berkarya. Kita adalah kekuatan untuk perubahan menjadi lebih baik.

Karya : Zandra Makapur, S.T

Belum ada Komentar untuk "Karya Tulis Artikel "Muda Adalah Kekuatan"."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel