Selasa, 13 November 2018

Petani di Limapuluh Kota Tewas disambar Petir

Musibah kembali menimpa petani di Limapuluh Kota. Petani disambar petir . Setelah menewaskan seorang petani di Lareh Sago Halaban, Senin (12/11), giliran ibu muda asal Lubuk Jantan, Gurun, Kecamatan Harau yang tewas saat berada di tengah sawah. Anak lelakinya, selamat.

Wanita itu, bernama Nora Elita (36). Korban disambar petir dan meninggal dunia saat berada di sawah. Beberapa menit sebelum kejadian, Nora ikut ke sawah bersama suaminya, Didi Darmadi.

Mereka membawa anak lelakinya, Rahim (5 tahun). Saat kejadian, Nora dan Rahim tinggal berdua di sawah. Suaminya, duluan pulang ke rumah. Sebab diduga ada urusan yang tak bisa ditinggalkan.

Saat itu juga, Nora dan anaknya Rahim, diduga tersambar. “Korban Nora ditemukan tergeletak oleh petani lain, yang tak jauh dari sana. Anaknya selamat,” sebut Camat Harau, Andri Yasmen.

Camat dan Kapolsek Harau AKP Harry Mariza Putra yang datang ke rumah duka menyebut, dalam peristiwa ini, anak korban bernama Rahim (5 tahun) selamat. “Sebelum disambar petir, korban dan anak serta suaminya Didi Darmadi, ke sawah. Beberapa saat sebelum kejadian, suami korban pulang ke rumah,” tukuk Andri Yasmen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar