Kamis, 12 April 2018

Warga Sialang dan Gelugur Resah, Harimau Berkeliaran di Kapur IX

Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat, turun ke ke Nagari Galugua sekitarnya, kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, setelah adanya laporan dari warga setempat yang menyebutkan jika mereka telah seminggu ini sering melihat sosok 2 ekor harimau yang berukuran besar sedang berkeliaran di ladang sawit warga.
” Ya benar kami pada Minggu (8/04) kemaren bersama BKSDA Sumbar turun ke lokasi terkait adanya informasi dari warga tentang penampakan harimau oleh warga setempat,” ujar Martias, Kepala Resort BKSD Limapuluh Kota, menyebutkan kepada awak media.
Diberitakan, selama seminggu ini warga Nagari Galugur, Kecamatan Kapur IX Kabupaten LimapuluhKota, diresahkan dengan munculnya penguasa hutan di tengah tengah ladang sawit warga. Disebutkan jika warga meyakini penampakan harimau yang muncul itu tidak hanya satu ekor namun diduga sepasang, papar Reno Henriko, Selasa (10/04) malam menyebutkan.
Menurutnya, ada warga melihat kemunculan dua ekor harimau di lokasi yang berbeda dalam waktu bersamaan yakni di kawasan Batu Sampik dan kawasan Pendakian Ngantui, Nagari Galugur.
Belum diketahui dari mana asal pasangan harimau tersebut. Tapi yang jelas, sepasang harimau ini beberapa kali muncul di siang hari ditengah tengah para petani gambir yang sedang bekerja di ladang ladang mereka, tuturnya lagi. Akibatnya, warga yang sebagian besar adalah petani gambir saat ini ketakutan serta resah jika berada di ladang mereka, ungkap Reno.
Sementara resah akan kemunculan sepasang harimau, dan untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, masyarakat sekitar bersama dengan pihak BKSDA dan Kepolisian memasang beberapa perangkap di beberapa titik lokasi, Selasa (10/04) dengan harapan sepasang harimau itu bisa masuk perangkap dan bisa dievakuasi dari perkampungan warga, demikian Sumbartime.com melaporkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar