Kamis, 12 April 2018

Warga Kapur IX dikejar Harimau

Sejak beberapa hari terakhir ini, warga Nagari Galugua, Kecamatan Kapur Ix digegerkan dengan masuknya seekor harimau di nagari paling ujung Kabupaten Limapuluh Kota itu. Bahkan, pada Minggu (8/4) sekitar pukul 10. 00 WIB, salah seorang petani gambir nyaris diterkam inyaik balang.
Saat itu, korban yang diketahui bersama Saleh (57) hendak mengambil air sumur  di ladang gambir. Tiba-tiba dari disisi kiri di atas batu, sudah berdiri seekor harimau sebesar induk kerbau  yang akan siap-siap menerkam korban.
Untung saja, korban melirik dan alangkah terkejutnya,  harimau sebesar berbadan besar sudah berdiri siap-siap untuk mencakar korban. Saleh pun berhasil mengelak terkaman harimau yang diduga jantan tersebut.
“Jarak petani dengan harimau sangat dekat, cuma 1 meter.  Kuku tajam harimau hampir saja melukai petani tersebut,”terang Zulfahmi Walinagari terpilih Galugua pada Rabu (11/4) siang.
Mengatahui adanya harimau, Saleh lari kencang dan memberi tahukan dua rekannya lain yang sama-sama  di dalam areal kebun gambir.
“Jarak antara Saleh dengan petani lain, ada 20 meter. Mereka bertiga langsung lari meninggalkan kebun gambir,”ucap Walinagari Galugua yang belum dilantik ini.
Sepeda motor yang awalnya dibawa untuk ke kebun, malah ditinggalkan begitu saja karena ketakutan. Mereka lebih kabur dengan kaki telanjang dibandingkan naik sepeda motor.
Mereka berpegangan tangan dan lari terbirit-birit, meninggalkan kebun gambir untuk kembali ke pemukiman. Harimau pun terus membuntuti ketiga petani gambir tersebut.  Setelah lari beberapa ratusan meter, baru lah harimau tidak membuntuti mereka lagi.
“Sepeda motor ditinggalkan dikebun. Mereka lari berpegangan tangan sampai ke rumah sejauh  5 kilometer. Saleh sempat shock dengan kejadian ini,”ucap Zul. Mantan Kepala Jorong Tanjung Jajaran, Nagari Galugua ini mengatakan, munculnya binatang buas tersebut, bukan pertama kali terjadi.
Pada awal April, tepatnya Kamis (5/4) pekan lalu, petani gambir sempat juga melihat seekor harimau yang melintas diperkebunan warga di Jorong Tanjung Jajaran . Tapi petani tersebut, tidak memberitahukannya kepada warga lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar