Selasa, 05 Mei 2015

Mantan Walinagari Durian Tinggi Dilaporkan Aniaya IRT

Limapuluh Kota- Mantan Walinagari Durian Tinggi, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota berinisial “A”, dilaporkan oleh seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Erviza (42) atas sangkaan tindak pidana penganiayaan.
Pengaduan ini, dilayangkan korban ke Mapolsek Kapur IX dengan nomor laporan 08/v/2015/Sumbar/Res 50 Kota/Sek Kapur IX tertanggal 1 Mei 2015. Dalam laporannya, korban menyebut, dia diduga dianiaya oleh “A” hingga sempat pingsan.
Kapolsek Kapur IX, Resor Limapuluh Kota Iptu Syamsulrizal yang dikonfirmasi Singgalang di sela-sela acara apel Kapolsek se-Sumbar di SPN Padang Besi, Kota Padang mengaku, akan terus dikembangkannya. “Kita sudah periksa beberapa saksi,” ujar Kapolsek.
Sejumlah sumber Singgalang di Durian Tinggi menyebut, antara terlapor “A” dan pelapor Erviza, masih punya hubungan kerabat. “Masalah terjadi karena sangketa tanah. Itu informasinya,” ujar sumber tadi.
Entah apa penyebabnya, dugaan penganiayaan yang berlangsung Jumat (1/5) tersebut, berbuntut atas pemukulan mantan wanag terhadap korban. Kabar ini, juga tersiar cepat ke pelosok nagari hingga ke pusat ibukota Sumbar di Padang. (sumber: Koran Singgalang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar