Selasa, 07 April 2015

Muaro Paiti Ternyata Punya Sumber Air Panas

Warta Andalas | Selasa, 10 Februari 2015 - 14:47:25 WIB | dibaca: 109 pembaca

WARTA ANDALAS, LIMAPULUH KOTA - Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata sebenarnya sangat banyak peluangnya untuk Kabupaten Lima Puluh Kota, kenapa tidak, salah satunya dengan ditemukan air terjun Lubuak Bulan baru-baru ini di Kecamatan Mungka. Dan kali ini di Kecamatan Kapur IX juga ditemukan sumber air panas yang berlokasi di Jorong Sungai Panjang Nagari Muaro Paiti (8/2).
Mendengar informasi tersebut Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs.H.Asyirwan Yunus, M.Si bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota Radimas, S.Pd, Kapolsek Kapur IX Iptu Syamsurijal, Danramil Kapur IX Kapten Joni Forta dan Walinagari Muaro Paiti Syuhaimi segera mengunjungi lokasi tersebut, Minggu (8/2).
Sumber air panas tersebut sontak membuat Asyirwan Yunus dan rombongan sangat takjub, lantaran sumber air panas tersebut terletak di pinggir sebelah kanan Batang Kapur menuju Muaro Paiti. “Yang kita tahu yang namanya sungai tentu mempunyai air yang dingin, tetapi disini terdapat sumber air panas, hal ini sangatlah menakjubkan,”ucap Asyirwan.
Pada kesempatan itu Asyirwan Yunus juga menyampaikan bahwa potensi wisata Kabupaten Lima Puluh Kota yang belum tergali, seperti halnya air terjun Lubuak Bulan di Kecamatan Mungka sangatlah mengagumkan. “Sekarang beda lagi di Kapur IX ini dengan sumber air panasnya, kalau bisa dikembangkan tentunya ini bisa menjadi potensi unggulan, khususnya di Kecamatan Kapur IX,”kata Asyirwan.
Lebih jauh Asyirwan Yunus memaparkan bahwa jika lokasi tersebut ingin dikembangkan menjadi destinasi wisata akan mampu meningkatkan PAD, tetapi sebelum berpikir kesana tentunya yang perlu dilakukan adalah perbaikan infrastruktur jalan menuju kesana. “Air dari lokasi ini harus diambil sampelnya untuk dibawa kelabor, supaya diketahui kandungan apa yang ada didalam air tersebut, lantaran airnya tidak berbau,” imbuh Asyirwan. 
Sementara itu Syuhaimi melaporkan bahwa sumber air panas tersebut masih sangat alami, yang perlu dipikirkan adalah akses jalan menuju kesana karena untuk sampai ke lokasi saat ini membutuhkan waktu sekitar 10 menit dengan naik sampan maupun mengendarai motor. “Jarak sumber air panas tersebut dari pemukiman warga sekitar 1,5 km, adapun panjang sumber air panas tersebut sekitar 300 meter,”lapor Syuhaimi.
Diketahui sumber air panas ini sudah ada dari dulunya dan sudah banyak yang berkunjung kesini, kebanyakan berasal dari Provinsi Riau, Kota Payakumbuh dan Bukittingi ”lapor Syuhaimi.(zal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar