Kamis, 02 April 2015

Ekonomi Sulit Hidup Terjepit Serasa Ingin Menjerit

Itulah yang disarakan masyarakat Kec. Kapur IX sekarang pada umumnya, semenjak harga komoditi karet turun drastis dari harga awal di atas Rp. 10.000/kg, setelah 1 tahun terakhir sekarang tetap saja bertahan di harga Rp. 6.000 hingga Rp. 7.500/kg, dengan kisaran harga seperti ini tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari warga, belum lagi musim hujan yang mendera di daerah ini, dalam 1 minggu hanya 1 hari saja warga bisa menyadap karetnya, ini dikarenakan hujan yang turun berkepanjangan, dari hasil info dilapangan, seorang petani karet mengatakan "yo lah payah iduik kini ko, ogo gota mugha, ai pangujan, dibao mangampo ndak tolok, biaya iduik lah tinggi, tambah lo biaya anak sekolah", itulah yang dilontarkan oleh seorang warga yang menggantungkan hidupnya dari hasil sadapan karetnya, dia sedikit mengelu, hidup sekarang susah karena harga kebutuhan yang cukup tinggi, sementara daya jual komoditi tetap saja rendah dan tidak mengalami kenaikan.

Dibagian lain, harga gambir di Kec. Kapur IX sekarang berkisar dari Rp. 20.000 hingga Rp. 23.000/kg, dilihat dari harga ini, cukup untuk memenuhi kebutuhan para petani gambir, tetapi jika saja harga gambir juga mengalami penurunan, dapat diperkirakan banyak masyarakat Kec. Kapur IX yang mengalami kesulitan ekonomi, dikarenakan ekonomi masyarakat Kec. Kapur IX bergantung kepada komoditi karet dan gambir. (Moreno)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar