Selasa, 13 April 2010

Wali Nagari "Ada yang berkhianat di Nagari"

KASAK-kusuk masalah penye-bab kegagalan Muaro Paiti men-dapatkan dana PNPM masih me-nyisakan tanda tanya besar. Masyarakat masih penasaran, itu terbukti dari banyaknya SMS ma-suk ke Buletin menanyakan kelanjutan masalah ini.
Menindak lanjuti pertanyaan warga, Buletin mencoba menghu-bungi ketua BAMUS, Rajab Dt Bosa. Katanya belum ada tanda-tanda pengusutan kasus tersebut. “Masih adem-ayem”,ceritanya.
Tidak puas dengan jawaban itu, Buletin mencoba menanyakan ke Walinagari Muaro Paiti, Eda-rman. Berbanding terbalik dari komentar beliau pada edisi lalu yang terkesan tidak mau tahu. Kali ini beliau mengeluarkan pendapatnya, bah-kan beliau terdengar sedikit emosi, “Ada penghianat di nagari kita!, ini ada yang tidak beres,ada penghia-nat!.” ujarnya. Beberapa kali beliau mengulang kata peng-hianat. Saat buletin menanyakan siapa yang dimaksud, beliau ha-nya berujar,”Tunggu saja, saya sedang menyelidiki ini.” Oke, kita tunggu saja.
Tidak sampai disitu, Buletin kemudian menghubungi Syafril Agus, salah seorang yang hadir dalam rapat PNPM tersebut. “Memang benar kita kalah dalam lanjutan masalah ini.
Menindak lanjuti pertanyaan warga, Buletin mencoba menghu-bungi ketua BAMUS, Rajab Dt Bosa. Katanya belum ada tanda-tanda pengusutan kasus tersebut. “Masih adem-ayem”,ceritanya.
Tidak puas dengan jawaban itu, Buletin mencoba menanyakan ke Walinagari Muaro Paiti, Eda-rman. Berbanding terbalik dari komentar beliau pada edisi lalu yang terkesan tidak mau tahu. Kali ini beliau mengeluarkan pendapatnya, bah-kan beliau terdengar sedikit emosi, “Ada penghianat di nagari kita!, ini ada yang tidak beres,ada penghia-nat!.” ujarnya. Beberapa kali beliau mengulang kata peng-hianat. Saat buletin menanyakan siapa yang dimaksud, beliau ha-nya berujar,”Tunggu saja, saya sedang menyelidiki ini.” Oke, kita tunggu saja.
Tidak sampai disitu, Buletin kemudian menghubungi Syafril Agus, salah seorang yang hadir dalam rapat PNPM tersebut. “Memang benar kita kalah dalam



2 komentar: