Selasa, 05 Januari 2010

Jelang Pilkada Suasana Mulai Menghangat

Menjelang Pilkada suasana di Kabupaten Limapuluh Kota mulai menghangat. Sejumlah tokoh sudah mulai bermunculan yang ‘digendong’ partai politik, termasuk partai yang berkoalisi. Namun sampai Januari 2010 belum terlihat Balon bupati yang diunggulkan oleh masing-masing partai.
Berbagai harapan dan saran bermunculan dari masyarakat, bahkan ada yang menyampaikan kritikan, sambil menyebutkan sejumlah nama Balon pemimpin periode 2010-1015. “Siapapun yang akan terpilih dalam Pilkada nanti, harus mengerti dengan nasib petani. Sebab, masyarakat rata-rata berprofesi petani penggarap,” ujar Budi Febriandi, Ketua Forum Walinagari Kabupaten Limapuluh Kota di kantor Sarilamak, Senin (4/1).
Dikatakannya, dari 79 nagari di Kabupaten Limapuluh Kota, sampai saat ini belum tampak tangan dingin dari seorang pemimpin untuk mensejahterakan petani. Padahal selama ini, hasil tani cukup mengembirakan.
Balon bupati yang namanya sudah mengapung di sejumlah koalisi, kata Budi, harus luruskan dulu niatnya.
Sejalan dengan itu Ketua Serikat Petani Indonesia, Sago S.Indra, menilai bupati yang akan terpilih nati, harus banyak berkaca dan belajar ke daerah lain. (SGL)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar