Minggu, 27 Desember 2009

Mamak Bunuh Kemenakan Kandung

Lima Puluh Kota
M Yusuf, 7, tewas mengenaskan diduga dihabisi mamak kandungnya Muhammad Adi, 28, di Jorong Kubu Gadang, Kenagarian Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Minggu (27/12) sekitar pukul 01.30 Wib. Usai membunuh, pelaku langsung melapor ke Polresta Payakumbuh dini hari itu juga.
Peristiwa yang menggemparkan tersebut terjadi di kediaman pelaku yang berjarak sekitar 2 km dari rumah orangtua korban. Warga sekitar merasa tidak percaya Adi tega melakukan perbuatan sekeji itu, sebab selama ini ia dikenal cukup sayang dengan kemenakannya itu.
Informasi diperoleh dari Wali Nagari Taeh Bukik S. Dt. Patiah di rumah keluarga korban, pengakuan pelaku, ia menghabisi anak kakak kandungnya itu dengan menceburkannya ke dalam genangan air hujan di lantai dapur rumahnya. Hal itu diakuinya dilakukan laki-laki yang sudah dua kali di rawat di Rumah Sakit Jiwa Gadut Padang tersebut setelah ia mendapatkan bisikan setelah melaksanakan salat tengah malam naas itu.
Usai menganiaya Yusuf, pelaku langsung melapor ke Pos Polisi Kota Payakumbuh dengan berjalan kaki sejauh sekitar 14 km dari TKP. Polisi yang mendapatkan laporan kurang masuk akal tersebut langsung mengontak Wali Nagari dan turun ke TKP.
Untuk mendapatkan visum, korban segera dibawa ke RSUD Adnan WD Payakumbuh tengah malam itu juga. Namun, entah karena alasan apa, ujar S.Dt. Patiah, sudah lewat satu jam di RSUD Adnan WD Payakumbuh, mayat korban belum juga ditangani dokter yang piket tangah malam tersebut. Merasa tidak dilayani, korban segera dibawa ke RSUD Suliki.
Kedua orangtua korban Al, 35, dan Yen, 35, baru mengetahui anaknya sudah menjadi mayat, sesaat menjelang jasad putra kedua dari tiga bersaudaranya itu divisum di RSUD Suliki.
Keterangan sejumlah warga, selama ini Adi memang dikenal pernah mengidap gangguan jiwa dan dua kali dirawat di RSJ Gadut Padang. Malah beberapa pekan sebelumnya, ia pernah memukul orang lain tanpa alasan. Selain itu war ga juga tak jarang melihat keganjilan tingkah laku Adi yang melaksanakan salat di halaman rumah dan salat Ju mat di luar masjid. (sgl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar